Penambangan Bahan Baku Semen Di PT Semen Tonasa - Penjelasan Singkat

Penambangan Bahan Baku Semen Di PT Semen Tonasa - Penjelasan Singkat

Salah satu perusahaan pabrik semen terbesar di kawasan Indonesia Timu adalah PT Semen Tonasa. PT Semen Tonasa adalah produsen semen berkualitas tinggi yang menempati lahan seluas 715 hektar di Desa Biringere, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, sekitar 68 kilometer dari kota Makassar. Perseroan yang memiliki kapasitas terpasang 5.980.000 ton semen per tahun ini, mempunyai empat unit pabrik, yaitu Pabrik Tonasa II, III, IV dan V. Keempat unit pabrik tersebut menggunakan proses kering dengan kapasitas masing-masing 590.000 ton semen pertahun untuk Unit II dan III, 2.300.000 ton semen per tahun untuk Unit IV serta 2.500.000 ton semen untuk Unit V.

Penambangan berbagai bahan baku di PT. Semen Tonasa dilakukan di berbagai lokasi penambangan, bergantung pada bahan baku semen. Untuk penambangan tanah liat (Clay) dilakukan di lima lokasi berbeda dan dari berbagai Vendor yang berbeda pula, yaitu Tonasa 1, Kelurahan Bontoa, Desa Bulu Tellue, Desa Tabo-tabo dan Bulu Paccola. Namun ada juga tanah liat dari hasil limbah yaitu dari FABA. Untuk proses penambangan tanah liat, dilakukan proses pembukaan lahan, pengambilan tanah liat dan terakhir pengankutan ke crusher tanah liat, yang semua proses ini dilakukan dengan alat berat.

Penambangan batu kapur atau disebut juga batu gamping dilakukan di Gunung Bulu Jota, yang berlokasi di belakang pabrik PT. Semen Tonasa. Untuk proses penambangan batu kapur dilakukan drilling (pengeboran), blasting (peledakan), pengambilan dan terakhir diangkut ke crusher batu kapur.

Lahan bekas penambangan tidak dibiarkan begitu saja, namun diadakan reklamasi. Untuk lahan bekas penambangan batu kapur digunakan untuk dijadikan penampungan air, kolam ikan hingga kolam pemandian. Sedangkan untuk lahan bekas penambangan tanah liat direklamasi dengan melakukan penghijauan atau penanaman tanaman kembali.