Bagaimana bentuk komputer di masa depan? Fisika menjawab “Hukum Moore”

Hukum Moore sangat jarang menjadi bahasan kalangan fisikawan, namun ini sangat penting dalam memprediksi perkembangan komputer. Jika orang yang dari tahun 1990 melihat bentuk komputer kita di masa sekarang, mungkin mereka akan sangat terkejut. Perkembangan bentuk kompatibilitas komputer dalam 30 tahun ini memang sangatlah signifikan, bahkan tidak masuk akal. Dari yang awalnya berukuran memenuhi meja dan satu bilik, menjadi layar tipis yang bahkan setara ukuran puluhan lembar kertas. Namun bagaimana bentuk komputer pada tahun 2100? Fisika berusaha menjawabnya dengan Hukum Moore.

Gambar 1. Hukum Moore berusaha memprediksi bentuk komputer masa depan.




Sekitar 20 tahun yang lalu Mark Weiser menjelaskan pemikirannya tentang masa depan, Mark Weiser mengatakan bahwa revolusi baru akan dimulai untuk mengubah dunia. Weiser adalah orang yang pertama memperkenalkan masa depan komputer, Weiser bekerja di Xerox PARC (Pusat Penelitian Palo Alto, yang pertama kali merintis komputer pribadi, printer laser, dan arsitektur tipe Windows antarmuka menggunakan grafis). Masa depan komputer ini terdiri dari tiga periode yaitu masa sekarang (hari ini– 2030), pertengahan abad (2030-2070), dan akhir masa depan yang jauh (2070-2100). Weiser mengemukakan gagasannya tentang bagaimana masa depan komputer, Weiser memperkirakan bahwa suatu saat chip akan menjadi otak dalam setiap kegiatan manusia dan chip inilah yang menjadi kunci utama komputer dimasa depan. Gagasan Weiser didukung dengan adanya hukum Moore. Hukum Moore menjelaskan tetang tingkat pertumbuhan mikroprosesor. Hukum Moore pertama kali dikemukakan oleh Goorden E Moore pada tahun 1965, yang merupakan salah satu pendiri intel corporation.


Menurut hukum moore, pertumbuhan kecepatan perhitungan mikroprosesor mengikuti rumusan eksponensial. Perkembangan terlihat mulai tahun 1950-an komputer menggunakan tabung vakum di tahun, pada 1960-an tabung vakum pada computer digantikan oleh transistor, tahun 1970-an Integrated Circuit (ICs) menggantikan transistor, tahun 1980-an komputer mulai menggunakan chip yang berisi puluhan juta transistor, tahun 1990-an internet mulai menghubungkan komputer dalam satu jaringan global dan perkembangan komputer ditahun 2000-an yang sudah menggunakan PC sebagai standar komputernya.


Perkembangan komputer tahun 2000an ini menjadi titik awal perkembangan komputer yang semakin modern. Perkembangan komputer dimasa depan memberikan kemudahan dalam segala aktivitas manusia. Ketika chip dipasang pada alat maka secara ajaib alat itu akan berubah, seperti ketika chip dipasang pada mesin ketik maka akan otomatis mampu mengolah kata. Ketika chip tersebut dipasang pada telepon maka telepon tersebut akan menjadi sebuah telepon pintar. Dalam dunia industri, persaingan akan semakin ketat karena alat-alat industri yang cerdas. Perusahaan-perusahaan yang tidak mampu bersaing atau tidak mampu memproduksi produk cerdas akan tersingkir. Dimasa depan harga chip diperkirakan akan menjadi sangat murah bahkan lebih murah dari sebuah harga plastik di pasaran dan akhirnya kehidupan manusia akan dikelilingi oleh monitor komputer. Benda-benda yang ada di sekitar manusia seperti dinding wallpaper foto dan lainnya akan terhubung ke internet.


Di masa depan ketika manusia masuk ke dalam ruangan yang pertama dicari adalah portal internet karena semua ruangan menjadi cerdas, hal ini sesuai dengan pernyataan Max Frisch bahwa teknologi mampu mengatur dunia sehingga manusia tidak perlu mengaturnya bahkan hukum Moore juga memprediksi evolusi komputer ke masa depan. Suatu saat, chip akan digabungkan dengan sensor super sensitif sehingga dapat mendeteksi penyakit, kecelakaan dan keadaan darurat. Penggabungan chip dengan sensor sensitif ini juga mampu mengenali suara dan wajah manusia serta mampu berkomunikasi secara formal. Para ilmuwan memprediksi bahwa suatu hari nanti manusia dapat menggunakan kontrol telepati pada komputer seperti yang digambarkan pada film Hollywood dewa Apollo.

Masa Sekarang Sampai 2030


Kaca Internet dan Lensa kontak



Hari ini manusia dapat berkomunikasi lewat internet menggunakan komputer atau ponsel tapi dimasa depan internet akan terpasang di berbagai tempat seperti layar dinding, papan iklan, kacamata serta pada lensa kontak yang digunakan sehingga dengan hanya berkedip langsung terhubung ke internet. Ada beberapa cara kerja lensa sehingga dapat terhubung ke internet. Pertama gambar dapat di flash dari kacamata langsung melalui lensa mata dan retina. Kedua gambar juga dapat di proyeksikan ke lensa yang akan bertindak sebagai layar atau mungkin melekat pada bingkai kacamata seperti lensa perhiasan kecil. Ketika menggunakan kacamata, manusia langsung terhubung ke internet seolah olah melihat layar film kemudian dimanipulasi dengan perangkat genggam yang mengontrol komputer melalui koneksi nirkabel. Untuk mengontrol gambar dapat di lakukan dengan mudah hanya dengan menggerakkan jari ke udara karena komputer dapat mengenali posisi jari.


Tahun 1991 para ilmuan di Universitas Washington telah bekerja untuk menyempurnakan tampilan retina virtual (VRD) di mana sinar laser merah, hijau dan biru disinari langsung ke retina dengan bidang pandang 120 derajat dan resolusi 1600 x 1200 piksel, layar VRD dapat menghasilkan gambar hidup dan bisa dibandingkan dengan gambar yang ada diteater sekarang ini namun versi awal pembuatan kacamata internet dibuat pada tahun 1990 dibuat oleh para ilmuwan menggunakan media laboratorium di MIT. Pada tahun 2010 diselenggarakan saluran khusus sains di Geogia saluran ini menyimulasikan medan perang dengan bantuan internet. Babak A Parvis dan kelompoknya dari Universitas Washington di Seattle meletakkan lensa sebagai dasar internet, merancang prototipe yang pada akhirnya dapat mengubah cara mengakses internet. Parvis bahkan memperkirakan bahwa satu aplikasi langsung dari teknologi ini mungkin dapat membantu penderita diabetes mengatur kadar glukosa, lensa akan menampilkan pembacaan langsung kondisi di dalam tubuh. Parvis bahkan berimajinasi suatu hari nanti manusia dapat mengunduh film, lagu, situs web atau informasi apa pun dari internet ke dalam kontak lensa manusia. Hanya dengan menggunakan lensa manusia pun bisa terhubung langsung ke komputer kantor kemudian memanipulasi file yang manusia inginkan bahkan manusia bisa langsung berkomunikasi dengan orang di kantor hanya dengan berkedip. Dengan memasukkan beberapa perangkat lunak pengenalan pola kedalam kacamata internet ini. Beberapa program perangkat lunak internet mampu mengenali wajah yang telah diprogram dengan akurasi lebih dari 90% bahkan bukan hanya wajah tetapi juga menampilkan biografi. Perangkat lunak pengenal wajah seperti ini telah banyak di gunakan saat ini khususnya pada penggunaan ponsel pintar dan komputer atau laptop hanya saja masih terbatas.


Di masa depan dengan hanya menggunakan lensa kontak manusia mampu mengidentifikasi orang asing serta mengetahui latar belakangnya. Selain itu lensa kontak akan mampu mengubah sistem pendidikan. Siswa tidak perlu lagi ke sekolah dan tidak perlu lagi mencatat karena informasi pelajaran yang diinginkan siswa telah tersedia di lensa kontak. Namun tentu saja lensa kontak ini akan menimbulkan masalah dalam dunia pendidikan misalnya siswa akan cenderung malas membaca bahkan ketika ujian siswa akan menggunakan lensa kontak untuk mencari jawaban dari soalnya diberikan dan ini juga akan menimbulkan komunikasi siswa dan guru akan berkurang. Lensa kontak memiliki kamera video kecil dalam bingkai sehingga dapat merekam sekeliling dan secara otomatis langsung menyiarkan ke internet dan tentunya hal ini akan mengganggu privasi seseorang. Meski demikian dengan adanya kacamata internet ini akan mampu membantu orang tua mengamati aktivitas anak-anaknya.


Parvis telah berhasil menempatkan LED (light-emitting diode) ke lensa kontak serta dapat dikontrol oleh koneksi nirkabel. Komponen-komponen pada akhirnya akan mencakup ratusan LED, yang kemudian membentuk gambar di depan mata, seperti kata-kata, grafik, dan foto. Tujuan utama Parvis sebenarnya yaitu ingin menciptakan lensa kontak dengan 3.600 piksel, dengan ketebalan tidak lebih dari 10 mikrometer. Satu keuntungan dari lensa kontak Internet yaitu lensa kontak menggunakan begitu sedikit daya yakni sepersejuta watt, sehingga lensa kontak sangat efisien dalam kebutuhan energi dan tidak akan menguras baterai. Keuntungan lain yaitu menggunakan mata dan saraf optik sebagai perpanjangan langsung dari otak manusia. Mata mengirimkan informasi melalaui saraf optik pada tingkat tinggi melebihi koneksi kecepatan internet. Jadi lensa kontak Internet menawarkan akses yang paling efisien dan cepat ke otak.


         Desain yang lebih maju yang dipertimbangkan Parvis yaitu dengan menggunakan mikrolaser untuk mengirim gambar secara langsung ke retina. Teknologi ini pula yang digunakan dalam pembuatan industri chip untuk mengukir transistor bahkan dapat membuat laser terkecil di dunia.

 

Pengemudi Mobil (Mobil Pintar)

Saat ini menggunakan ponsel atau hal-hal yang dapat mengganggu konsetrasi ketika mengemudi dapat dianggap melanggar aturan namun dimasa depan hal-hal tersebut tidak akan berlaku lagi. Ketika mengemudi, manusia bisa menjelajahi web dengan aman menggunakan kontak lensa bahkan manusia tidak perlu lagi belajar menyetir karena mobil dapat berjalan tanpa pengemudi. Mobil tanpa pengemudi ini akan menggunakan GPS untuk menemukan posisi dan dapat berkendara lebih dari ratusan mill.


Pada tahun 2004 telah diadakan kontes mobil tanpa pengemudi yang disponsori DAPRA meskipun hasilnya cukup mengecewakan. Tahun 2007 kembali di adakan kontes mobil tanpa pengemudi dan akhirnya hasilnya cukup memuaskan. Mobil tanpa pengemudi menggunakan sistem GPS. Sistem GPS itu sendiri adalah sebuah teknologi modern. Masing-masing dari 32 satelit GPS mengorbit bumi memancarkan gelombang radio tertentu, yang kemudian diambil oleh penerima GPS di mobil. Sinyal dari beberapa satelit sedikit terganggu karena orbit yang sedikit berbeda. Distorsi ini disebut pergeseran Doppler. Mobil juga memiliki radar di fender-nya sehingga bisa merasakan hambatan. Teknologi ini akan menjadi penting di masa depan, karena dengan teknologi ini setiap mobil secara otomatis akan mengambil langkah darurat saat mendeteksi adanya bahaya berkendara.


Hal yang mendasari pembuatan mobil tanpa pengemudi ini adalah banyaknya kematian yang disebabkan oleh kecelakaan mobil, di Amerika Serikat misalnya lebih dari 40.000 orang meninggal dalam kecelakaan mobil pertshunnys. Sehingga dengan adanya mobil tanpa pengemudi ini dapat mengurangi kecelakaan mobil. Selain itu mobil cerdas ini dirancang dapat mendeteksi kadar alkohol pengemudi yang berlebihan sehingga dapat langsung mengambil alih kemudi.

 

Layar Dinding


Selain meringankan pekerjaan dan mengurangi kecelakaan mobil komputer juga membantu manusia berkomunikasi dengan teman ataupun dengan kenalan. Di masa lalu beberapa orang beranggapan bahwa revolusi komputer dapat merendahkan manusia tetapi hal yang dianggap merendahkan sebenarnya akan membantu manusia untuk memperluas lingkaran teman-teman dan kenalan. Ketika manusia kesepian atau membutuhkan perusahaan manusia hanya akan meminta layar dinding untuk menghibur atau menghubungkan manusia ke orang-orang yang berada di tempat lain.


Pertemuan keluarga juga dapat terjadi melalui layar dinding. Semua dinding ruangan akan terhubung ke internet, sehingga interaksi dengan keluarga yang jauh dapat dilakukan melalui dinding ruangan tersebut. Dimasa depan ketika manusia tidak dapat berkumpul dengan keluarga, manusia tidak perlu khawatir lagi karena manusia dapat berkumpul dengan keluarga dengan bantuan layar dinding secara virtual namun hal ini seakan –akan seperti nyata. Telekonferensi akan digantikan oleh telepresence-3-D gambar lengkap dan suara seseorang akan muncul melalui lensa kontak. Hal ini akan mempermudah pertemuan dengan peserta yang berhalangan untuk hadir langsung.


 

Layar Fleksibel

Di masa lalu harga TV layar datar berkisaran $ 10.000, namun dalam beberapa dekade ini harga TV turun drastis disebabkan berbagai faktor. Di masa depan, layar datar yang menutupi seluruh dinding juga akan turun harga. Layar dinding yang fleksibel ini menggunakan OLED (organic light-emitting diode). OLED ini mirip dengan dioda pemancar cahaya biasa, hanya saja OLED didasarkan pada senyawa organik yang dapat diatur melalui polimer, hal inilah yang membuat layar dinding fleksibel. Layar fleksibel terhubung ke transistor yang mengontrol warna dan intensitas cahaya. Ilmuwan Fleksibel display Center di Arizona State University bekerja sama dengan Hewlett-Packard dan Angkatan Darat AS untuk menyempurnakan teknologi ini.


Teknologi dengan layar fleksibel ini juga dapat merevolusi cara manusia berinteraksi dengan komputer portable dengan adanya teknologi dengan layar fleksibel ini manusia tidak akan perlu membawa computer/laptop yang berat. Laptop hanya akan berbentuk selembar OLED sederhana yang bisa dilipat dan dimasukkan ke dalam dompet. Ponsel pun mungkin bisa berupa layar fleksibel yang dapat ditarik keluar, seperti gulungan kertas. Kemudian ketika hendak mengetik manusia mungkin dapat menarik keyboard keluar layar fleksibel sebesar mungkin seperti yang manusia inginkan. Teknologi ini juga mampu membuat layar PC menjadi transparan.


Dunia Virtual


Tujuan dari komputasi di mana-mana adalah untuk membawa komputer ke dunia manusia, untuk menempatkan chip di mana-mana akan tetapi tujuan dari virtual reality adalah sebaliknya untuk menempatkan manusia ke dalam dunia komputer. Virtual reality pertama kali diperkenalkan oleh militer pada tahun 1960 sebagai cara pilot dan tentara pelatihan menggunakan simulasi.


Hari ini, dengan daya komputer yang berkembang secara eksponensial, seseorang dapat hidup di dunia simulasi. Manusia juga dapat membeli barang-barang virtual dengan uang virtual yang kemudian dapat dikonversi menjadi uang nyata. Virtual reality ini sudah menjadi pokok dari video game. Di masa depan daya komputer terus berkembang, melalui kacamata atau layar dinding, manusia dapat mengunjungi dunia maya. Misalnya, jika manusia ingin pergi berbelanja atau mengunjungi tempat wisata, manusia dapat melakukannya terlebih dahulu secara virtual, navigasi layar komputer membuat manusia seolah-olah benar-benar ada di sana. Dengan cara ini manusia akan bisa berjalan di bulan, liburan di Mars, berbelanja di negara-negara yang jauh, mengunjungi museum apa pun dan banyak hal lainnya.


Perawatan Medis di Masa Depan


Kunjungan ke klinik dokter tidak diperlukan lagi. Untuk pemeriksaan rutin atau ketika ingin berbicara dengan dokter, manusia tidak perlu lagi pergi ke klinik karena pemeriksaan kondisi kesehatan dengan dokter bisa dilakukan melalui program perangkat lunak robot yang muncul pada layar dinding dan dapat mendiagnosa hingga 95 persen dari semua penyakit umum. Dokter yang muncul pada layar dinding akan terlihat seperti nyata, tapi itu benar-benar hanya gambar animasi yang terprogram untuk mengajukan pertanyaan sederhana tertentu. Dokter juga akan memiliki catatan lengkap gen pasien, dan akan merekomendasikan suatu program perawatan medis yang memperhitungkan semua faktor risiko genetik pasien.


Banyak orang tidak menyukai pergi ke dokter, sehingga dengan adanya teknologi kesehatan ini dapat memudahkan seseorang mengetahui kondisi kesehataannya. Dimasa depan, kesehatan akan terpantau beberapa kali dalam sehari tanpa disadari. Toilet, cermin kamar mandi, dan pakaian akan memiliki chip DNA yang dapat mendeteksi apakah manusia memiliki koloni kanker dalam tubuh. manusia akan memiliki lebih banyak sensor yang tersembunyi di kamar mandi dan pakaian daripada yang ditemukan di sebuah rumah sakit atau universitas modern saat ini. Misalnya, hanya dengan meniup cermin, DNA untuk protein yang disebut p53 yang bermutasi dapat dideteksi, yang terlibat dalam 50 persen dari semua kanker yang umum. Ini berarti bahwa pasien yang meninggal karena tumor secara bertahap menghilang karena dapat dideteksi sedini mungkin.



Dunia Dongeng


Karena kecerdasan komputer akan tersebar dilingkungan, beberapa futuris telah berkomentar bahwa masa depan akan terlihat seperti dongeng. Masa depan Internet misalnya, seperti cermin ajaib SnowWhite. Ketika berbicara pada cermin maka wajah yang ramah akan muncul. Selain itu manusia juga dapat menempatkan chip di mainan, membuat mereka cerdas, seperti Pinocchio, boneka yang ingin menjadi anak yang nyata. Manusia bahkan bisa berbicara dengan angin dan pohon-pohon.


Komputer juga dapat menemukan banyak gen yang dapat mengontrol proses penuaan, manusia mungkin bisa selamanya muda seperti Peter Pan. Komputer dapat memperlambat proses penuaan karena computer mampu memperlihatkan gen yang mengontrol tubuh manusia, manusia akan dapat merekayasa ulang tubuh manusia, menggantikan organ dan mengubah penampilan manusia, bahkan di tingkat genetik.

 

Masa Pertengahan Abad 2030-2070

Akhir Masa Depan 2070-2100

MIND Over Matter


Pada akhir abad ini, manusia akan mengontrol komputer secara langsung dengan pikiran manusia. Tapi mungkin diperlukan kerja keras puluhan tahun untuk menyempurnakannya. Revolusi ini terbagi dalam dua bagian: Pertama, pikiran harus mampu mengontrol objek. Kedua, komputer harus menguraikan keinginan seseorang untuk dilaksanakan.


Terobosan signifikan pertama dibuat pada tahun 1998, ketika para ilmuwan di Universitas Emory dan Universitas Tübingen, Jerman, meletakkan elektroda kaca kecil langsung ke otak seorang pria 56 tahun yang lumpuh setelah stroke. Elektroda terhubung ke komputer yang menganalisa sinyal dari otaknya. Korban stroke dapat melihat gambar kursor pada layar komputer. Kemudian, oleh biofeedback, ia mampu mengontrol kursor display komputer dengan berpikir sendiri. Untuk pertama kalinya, kontak langsung dibuat antara otak manusia dan komputer.


Versi yang paling canggih dari teknologi ini telah dikembangkan di Universitas Brown oleh neuroscientist John Donoghue, yang telah menciptakan alat yang disebut brain gate untuk membantu orang yang menderita cedera otak melemahkan berkomunikasi. Donoghue menciptakan sensasi media dan bahkan membuat sampul majalah Nature pada tahun 2006. Donoghue bahkan mengatakan bahwa mimpinya adalah membuat brain Gate merevolusi cara manusia mengobati pasisen yang mengalami cidera otak dengan memanfaatkan secara penuh dari revolusi informasi ini.



Pembacaan Fikiran

Jika dapat mengendalikan komputer, maka bisakah computer membaca fikiran seseorang tanpa menempat elektroda di dalam otak? Sejak 1875 otak didasarkan pada listrik bergerak melalui neuron, yang menghasilkan sinyal listrik samar yang dapat diukur dengan menempatkan elektroda di kepala seseorang. EEG (electro encephalogram), yang dapat merekam perubahan besar di otak, seperti ketika tidur, dan juga suasana hati, seperti agitasi, marah, dll. Output dari EEG dapat ditampilkan di layar komputer, yang subjek dapat menonton. Setelah beberapa saat, orang tersebut mampu memindahkan kursor dengan berpikir saja. Niels Birbaumer dari Universitas Tübingen telah mampu melatih orang lumpuh untuk mengetik kalimat sederhana melalui metode ini. Keuntungan dari EEG adalah dapat dengan cepat mendeteksi berbagai frekuensi yang dipancarkan oleh otak tanpa peralatan yang rumit dan mahal. Tapi satu kelemahan besar adalah EEG tidak dapat melokalisasi pengalaman otak secara spesifik.



Fotografi Mimpi

Sejak zaman dahulu, orang telah terpesona oleh mimpi, gambar-gambar singkat yang kadang-kadang membuat frustasi untuk mengingatnya atau mengerti. Hollywood telah lama membayangkan mesin yang mungkin suatu hari memancarkan pikiran mimpi ke dalam otak atau bahkan merekam mereka, seperti dalam film-film seperti Total Recall. Namun semua ini hanya spekulasi belaka.


Sampai saat ini para ilmuwan telah membuat kemajuan luar biasa di daerah yang pernah dianggap mustahil untuk mengambil potret dari ingatan manusia dan mungkin impian manusia. Langkah pertama dalam arah ini yang diambil oleh para ilmuwan di Advanced Telecommunications Research (ATR) Komputasi Neuroscience Laboratory di Kyoto. Mereka menunjukkan subjek titik cahaya di lokasi tertentu. Kemudian mereka menggunakan fMRI scan untuk merekam di mana otak menyimpan informasi ini, memindahi titik cahaya dan merekamnya dalam otak untuk menyimpan informasi ini.


Etika Membaca Fikiran

Membaca fikiran akan menimbulkan masalah. Lalu apa yang terjadi jika manusia secara rutin dapat membaca pikiran orang? Pemenang Nobel David Baltimore, mantan presiden dari California Institute of Technology (Caltech), khawatir tentang masalah ini. Dia mengatakan, “Bisakah manusia memasuki pikiran orang lain?. David mengatakan manusia tidak berbicara fiksi tapi murni ilmiah dan hal itu dapat menciptakan kekacauan di dunia. Bayangkan pasangan manusia mampu membaca fikiran manusia. Dia terus berspekulasi, membaca fikiran akan mempunyai banyak konsekuensi.


FMRI

Tujuan dari scan FMRI ini adalah untuk membaca otak dan menentukan fikiran tiap menit atau detik. Sebuah metode yang jauh lebih sensitif adalah fMRI (functional magnetic resonance imaging) scan. EEG dan fMRI scan berbeda. EEG scan adalah perangkat pasif yang hanya mengambil sinyal listrik dari otak, sehingga manusia tidak dapat menentukan dengan baik lokasi sumbernya. Mesin fMRI menggunakan “gema” yang diciptakan oleh gelombang radio untuk mengintip ke dalam jaringan hidup. Hal ini memungkinkan manusia untuk menentukan lokasi dari berbagai sinyal, memberikan manusia gambar 3-D spektakuler dalam otak.



Tricorders and Brain Scan Portable

Pada tahun 1993, Bernhard Blümich dan rekan-rekannya, ketika mereka berada di Institut Max Planck di Mainz, Jerman, untuk penelitian polymer mendapat suatu ide baru yang dapat menciptakan mesin MRI kecil. Mereka membuat sebuah mesin baru, yang disebut MRI-MOUSE (mobile permukaan explorer universal), saat ini tingginya sekitar satu kaki yang suatu hari nanti dapat memberi manusia mesin MRI yang berukuran secangkir kopi dan dijual di department store. Hal ini bisa merevolusi pengobatan, karena orang akan dapat melakukan MRI scan dalam rumah seseorang. Blümich membayangkan suatu waktu, tidak terlalu jauh, ketika seseorang akan mampu melewati pribadinya MRI-MOUSE di atas kulitnya dan melihat ke dalam tubuhnya setiap hari.


Telekinesis dan Kekuatan Dewa

Titik akhir dari perkembangan ini adalah untuk mencapai telekinesis, kekuatan para dewa dari mitologi untuk memindahkan objek dengan pikiran belaka. Pada tahun 2100, ketika manusia masuk ke ruangan, manusia akan mampu mengendalikan komputer yang kemudian akan mengontrol hal-hal di sekitar manusia. Pada tahun 2100 takdir manusia adalah menjadi seperti para dewa yang pernah manusia sembah dan takuti. Tetapi pada tahun ini bukan keajaiban yang akan terjadi tetapi berkembangannya ilmu computer, nanoteknologi, kecerdasan buatan, bioteknologi dan teori kuantum yang merupakan dasar dari teknologi sebelumnya yang menjadi tongkat peradaban manusia.


Objek bergerak dengan pikiran menjadi mungkin dengan memanfaatkan sesuatu yang disebut superkonduktor. Pada akhir abad ini, fisikawan mungkin dapat membuat superkonduktor yang dapat beroperasi pada suhu kamar, sehingga memungkinkan manusia untuk membuat medan magnet yang sangat besar yang memerlukan sedikit daya.


Penutup


Ketidakpastian Heisenberg memaksa hukum moore kesulitan memprediksi bentuk dan ukuran komputer di masa depan. Namun gagalnya hukum moore ini hanya sebatas meninjau ukuran komputer yang diharapkan makin lama semakin kecil. Kita harus mengingat bahwa ukuran bukanlah segalanya, perkembangan komputer juga ditandai dengan fleksibilitas serta integrasi dalam tiap aktivitas manusia. Sekali lagi Fisika telah menjawab.

 

Referensi dan bacaan lebih lanjut


Kaku, Michio. (2011). Physcis of the Future: How Science Will Shape Human Destiny and Our Lives by the Year 2100. New York: Anchor.

Anon 2019 Moore’s Law and the Seven Devices EEJournal

Wu J, Shen Y-L, Reinhardt K, Szu H and Dong B 2013 A Nanotechnology Enhancement to Moore’s Law Appl. Comput. Intell. Soft Comput. 2013 1–13

Thompson S E and Parthasarathy S 2006 Moore’s law: the future of Si microelectronics Mater. Today 9 20–5

Schaller R R 1997 Moore’s law: past, present and future IEEE Spectr. 34 52–9

Mollick E 2006 Establishing Moore’s Law IEEE Ann. Hist. Comput. 28 62–75

Khan H N, Hounshell D A and Fuchs E R H 2018 Science and research policy at the end of Moore’s law Nat. Electron. 1 14–21

Guenter S M 2018 The Long Arm of Moore’s Law: Microelectronics and American Science J. Am. Hist. 105 769–70

Cumming D R S, Furber S B and Paul D J 2014 Beyond Moore’s law Philos. Transact. A Math. Phys. Eng. Sci. 372.
Lebih baru Lebih lama