Jarak di Permukaan Bumi

Jarak di Permukaan Bumi

Letak di permukaan bumi dinyatakan sebagai garis lintang dan sudut bujur. Dalam bahasa Inggris, sudut dinamakan sebagai latitude sedangkan sudut bujur disebut logitude. Jika kita diberikan suatu data tentang lintang dan bujur pada dua kota yang berbeda, berapakah jarak terdekat antara kedua kota tersebut? Tentu saja jaraknya bukanlah sebuah garis lurus yang menghubungkan kedua kota tersebut. Karena jika letak kota cukup jauh maka garis lurus yang menghubungkan kedua kota tersebut akan menembus tanah akibat bentuk bumi yang berbentuk hampir meyerupai bola.

Jarak terdekat adalah garis lengkung yang mengikuti lengkungan permukaan bumi, namun jika diproyeksikan ke bawah maka akan menjadi garis lurus. Penerbangan komersial antar kota cenderung menempuh jarak terpendek. Tidak heran saat ini penerbangan dari Cina ke Amerika atau Kanada mengambil rute melewati Kutub Utara, karena itu adalah garis lengkung yang lebih pendek yang menghubungkan dua kota yang terhubung.

Untuk menentukan jarak terpendek antara dua tempat di permukaan bumi, kita dapat menggunakan persamaan:

dimana;
R adalah jari-jari Bumi
 adalah sudut sentral (dalam satuan radian


Sudut sentral yang memenuhi persaman adalah:

dimana








Saat menentukan sudut, ditentukan bahwa Lintang Utara dianggap positif dan Lintang Selatan dianggap negatif, Bujur Barat dianggap negatif, dan Bujur dianggap positif.

Contoh Kasus Jarak di Permukaan Bumi

Koordinat kota Jakarta adalah 6,1745° LS, 106,8227° BT dan koordinat kota Osaka Jepang adalah 34,6939° LU, 135,5022° BT (Gambar 2.15). Pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA-888 melakukan penerbangan langsung dari Bandara Internasional Soekarto Hatta jam 23.30 WIB dan tiba di Bandara Kansai Osaka pukul 08.15 waktu Osaka dan kita anggap selama penerbangan pesawat selalu berada pada lintasan terpendek yang menghubungkan Jakarta dan Osaka. Kita ingin menentukan jarak terpendek dua kota tersebut. Gunakan jari-jari bumi 6.400 km.


Koordinat sudut dua kota adalah = -6,1745 derajat,  = 34,6939 derajat,  = 106,8227 derajat, dan  = 135,5022 derajat. dengan demikian  = 135,5022 derajat – 106,8227 derajat = 28,6795 derajat. Besar sudut sentral yang menghubungkan Jakarta dan Osaka adalah

Jarak terpendek Jakarta-Osaka menjadi;
Demikian artikel penjelasan singkat tentang Jarak di Permukaan Bumi semoga bermanfaat bagi pembaca baik itu kalangan akademisi yang menggeluti bidang ilmu fisika maupun kalangan masyarakat umum untuk menambah wawasan akan bidang ilmu lain.


Referensi

A. Mikrajuddin. 2016. Fisika Dasar 1. Penerbit: Institut Teknologi Bandung

D. Halliday, R. Resnick, J. Walker. 2011. Fundamental of Physics. 9th Edition. Penerbit: John Wiley & Sons